Categories
Info

Mengatasnamakan ’Atas Nama’ Bag3

Tapi setidaknya ada kejelasan mengenai makna ”atas nama” di sini. Namun, entah mengapa, penggunaan kata majemuk ini bergeser dan seakan-akan memiliki makna lain. Apakah gabungan kata ini sudah mengalami perluasan makna? Rasanya tidak. Sebab, bila digunakan dalam karya sastra atau orasi, maknanya tak beranjak jauh dari ”mewakili”.

Untuk sekadar melihat seperti apa kekeliruan itu, kita bisa melihat dalam petikan berita dari salah satu situs berita online berikut ini. ”Tersangka atas nama Wabdi Sihombing (22) sekarang sudah diamankan polisi, tapi kenek Metromini berhasil melarikan diri,” ujar Kanit Laka Satlantas Jakarta Timur, AKP Agung Budi Leksono. Dalam kutipan itu, seorang polisi menyebutkan nama seorang tersangka dengan menggunakan ”atas nama”.

Categories
Parenting

Sudah Siapkah Si Kecil Masuk TK? Bag3

Sementara jika berada dalam kelompok kecil, ia bisa fokus bermain dalam kelompok selama 5-10 menit. Memang perhatian anak masih mudah teralihkan, tetapi seiring usia dan aktivitas sekolahnya, rentang perhatiannya akan bertambah, sehingga anak akan lebih terlatih fokus pada suatu hal. ¦ Kesiapan sosial emosional.

Baca juga : Kerja di Jerman

Kesiapan sosial emosional meliputi kemampuan sosial anak dalam berinteraksi dengan orang lain, serta kematangan emosional anak sesuai dengan usianya. Kesiapan sosial bisa dilihat dari bagaimanaanak menghadapi orang asing yang baru ditemuinya. Tentu ini perlu dilatih sejak dini. Alangkah baiknya jika kita membiasakan anak pergi ke tempat baru, sehingga ia terbiasa pula bertemu orang baru selain ayah ibunya. Selain itu, kita bisa mengajak anak ke playground demi mengajarkannya bagaimana bermain bersama serta konsep berbagi dan bergiliran.

Kesiapan sosial ini juga mesti didukung oleh kesiapan berbahasa anak, khususnya bagaimana ia berkomunikasi dengan orang lain. Kesiapan emosional terutama menyangkut kesiapan anak menerima situasi baru dan beradaptasi dengan situasi tersebut, serta kemandirian anak. Anak yang terbiasa pergi ke tempat baru, umumnya punya kemampuan adaptasi yang cukup baik. Wajar jika hari-hari pertama sekolah, anak masih menangis dan ingin ditemani.

Namun, seiring waktu, anak yang lebih siap cenderung mau berbaur dan bisa mematuhi perintah gurunya. Berikutnya, anak dengan kesiapan sosial emosional diharapkan cukup mandiri dan bisa mendengarkan orang lain. Tentu kesiapan ini masih perlu dilatih lagi. Paling tidak, si kecil yang akan masuk TK sudah bisa duduk tenang mendengarkan saat dibacakan cerita, juga bisa meletakkan dan mengambil sendiri barang pribadinya, serta memakai pakaian dan sepatu sendiri. KESIAPAN ORANGTUA JUGA PENTING

Setelah melihat kesiapan anak, tak kalah penting adalah kesiapan orangtua. Salah satunya kesiapan untuk berpisah sementara saat anak di sekolah. Yang kerap terjadi adalah kita sering tidak tega melihat anak menangis saat kita hendak meninggalkan anak di sekolah. Usia 4 tahun hanyalah salah satu syarat. Di luar usia tersebut, masih banyak faktor yang perlu kita pertimbangkan.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Categories
Pendidikan

Mengenal Sistem Sekolah di Norwegia untuk tingkat perguruan tinggi

Sistem sekolah di norwegia secara karakter lebih dekat dengan negara negara skandinavia, dimana di sebelahnya terdapat negara tetangga swedia dan juga finlandia, jadi secara umum bisa dikatakan sistem sekolah di norwegia independen dan bebas dari intervensi dominasi pendidikan di uni eropa pada umumnya.

Hal ini bisa disampaikan bahwa ada kebanyakan budaya pendidikan yang berlaku di uni eropa tidak diterapkan di sekolah sekolah di norwegia pada tingkatan perguruan tinggi, menurut sumber website Studiva.

Hal ini mungkin karena secara geografis norwegia berada di sisi eropa utara, serta secara kecenderungan negara negara skandinavia memiliki kultur pendidikan tersendiri yang berbeda.

Pada kasus-kasus utama di panggung internasional, misalnya banyak masyarakat mengenal sistem perangkingan universitas terbaik dan terbesar, sebenarnya norwegia juga mengakui ini dan membiarkan universitasnya di ranking oleh sistem pemeranking internasional.

Tetapi dalam publik norwegia jarang dikenal istilah sistem universitas terbaik, karena yang mereka tahu sistem perguruan tinggi di seluruh norwegia sama saja.

Kemudian selanjutnya pembagian kelompok ilmu di norwegia juga acapkali berbeda dengan pengelompokan program studi atau fakultas di negara negara uni eropa lainnya.

Mengenal Sistem Sekolah di Norwegia untuk tingkat perguruan tinggi

Misalnya jika anda akan memilih jurusan fisika, maka biasanya akan mencari di fakultas mipa atau sains kan? Nah, ternyata di norwegia jurusan fisika di masukkan ke dalam fakultas pendidikan. Aneh ya? Ya memang begitulah sistem sekolah di norwegia.

Kemudian pada bagian ketiga yang bisa menjadi perhatian, jadwal seleksi dan sistem penerimaan mahasiswa di perguruan tinggi norwegia berbeda dengan kampus-kampus di belahan uni eropa.

Selain itu juga, ada kemudahan-kemudahan yang diberikan sekolah sekolah di norwegia dalam menerima murid-muridnya, misalnya tidak adanya biaya pendaftaran (alias gratis) dibandingkan dengan sekolah di uni eropa yang kebanyakan memberikan biaya pendaftaran dimuka.

 

Categories
Pendidikan

Yuk Mengenal angka Dalam bahasa Perancis Disini, Mudah lho

Setelah mengenal huruf Perancis dan pengucapannya, sekarang saatnya mengenal bahasa Perancis dasar lainnya, yaitu angka.

Bilangan atau angka dalam bahasa Perancis awalnya terlihat sedikit rumit.

Yuk Mengenal angka Dalam bahasa Perancis Disini

Tapi kalau kalian sudah menemukan polanya, semuanya akan tampak sangat mudah. Penasaran? Langsung saja kita cek bersama angka dalam bahasa Perancis dari 1-100

Angka 0 sampai 10

0-zéro

1- un

2- deux

3- trois

4- quatre

5- cinq

6- six

7- sept

8- huit

9- neuf

10- dix

Baca Juga: Yuk Belajar Bahasa Perancis Dasar Mengenal alfabet

Angka 11 sampai 20

11- onze

12- douze

13- treize

14- quatorze

15- quinze

16- seize

17- dix-sept atau 10 + 7

18- dix-huit atau 10 + 8

19- dix-neuf atau 10 + 9

20- vingt

Angka 21 hingga 69

Untuk menuliskan angka 21 hingga 89, caranya adalah dengan menambahkan angka satuan setelah puluhan dan dengan memberikan batas berupa tanda hubung (-).

 

21-vingt (20) + un (1) = vingt-et-un (21)

22-vingt (20) + deux (2) = vingt-deux (22)

25-vingt (20) + cinq (5) = vingt-cinq (25)

30-Trente

31-trente (30) + un (1) = trente-et-un (31)

34-trente (30) + quatre (4) = trente-quatre (34)

39-trente (30) + neuf (9) = trente-neuf (39)

40-Quarante

50-Cinquante

60-Soixante

69-Soixante (60) + neuf (9) = Soixante-neuf (69)

 

Angka 70 hingga 100

 

Dimulai dari 70, aturannya berbeda lagi. Contoh, bahasa Perancisnya  70 adalah soixante-dix (60 + 10). Pola ini juga berlaku untuk 70 ke atas

 

70-Soixante (60) + dix (10) = soixante-dix (70)

71-Soixante (60) + onze (11) = soixante-onze (71)

75-Soixante (60) + quinze (15) = soixante-quinze (75)

79-Soixante (60) + dix-neuf (19) = soixante-dix-neuf (69)

 

Sedangkan untuk 80, bahasa perancisnya adalah quatre-vingt yang secara harfiah berarti 4 x 20 = 80. Untuk angka 80 ke atas, ikuti pola berikut ini

 

80-quatre-vingts, jangan lupa menambah huruf “s” pada “vingt”

81-quatre-vingt (80) + un (1) = quatre-vingt-un (81). Perhatikan, tanpa akhiran “s” pada vingt

87-quatre-vingt (80) + sept (7) = quatre-vingt-sept (87)

89 – quatre-vingt (80) + neuf (9) = quatre-vingt-neuf (89)

90-quatre-vingt (80) + dix (10) = quatre-vingt-dix (90)

99-quatre-vingt (80) + dix-neuf (19) = quatre-vingt-dix-neuf (99)

100-Cent

1000-Mille

10.000- dix-mille

100.000- cent-mille

1.000.000-  un million

1.000.000.000- un milliard

 

Nah sekian dulu ya pelajaran bahasa Perancis dasar kalian. Tidak sulit kan mengenal huruf dan angka dalam bahasa Perancis. Selamat belajar dan tunggu artikel kami berikutnya ya!

 

Categories
Pendidikan

Yuk Belajar Bahasa Perancis Dasar Mengenal alfabet

Bagi kalian yang belajar bahasa Perancis dasar, sangat bagus untuk memulai pelajaran dengan pengenalan alfabet Perancis, angka, ungkapan salam, pengenalan diri, permintaan maaf, maupun belajar mendengar percakapan bahasa Perancis untuk pemula.

Saat kepercayaan diri meningkat, kalian bisa berpindah topik ke tata bahasa Perancis dimana kalian dapat mempelajarinya di Studiva.

Kalian akan belajar konjugasi, pengucapan kalimat, kata benda, maupun aturan maskulin dan feminim.

Yuk Belajar Bahasa Perancis Dasar Mengenal alfabet dan Angka

Nah untuk memulai bahasa Perancis dasar, yuk ikuti pengenalan alfabet

Saat mulai belajar bahasa Perancis, kalian akan dikenalkan dengan alfabet dan Ingin tahu uniknya huruf dan angka Perancis? Ikuti ulasan ini

Pelafalan alfabet Perancis

Saat memulai bahasa Perancis dasar, maka kalian harus kembali ke pelajaran paling awal. Salah satunya adalah pelafalan alfabet bahasa Perancis.

Mampu mengucapkan alfabet Perancis dengan benar akan sangat membantu dalam menguasai kosakata.

Seperti dalam bahasa Indonesia, alfabet Perancis juga memiliki 26 huruf.

Hanya saja pengucapannya berbeda. Nah kali ini kami akan membantu kalian untuk memahami semua alfabet Perancis beserta cara pengucapannya.

  • Aa: diucapkan sama seperti huruf A bahasa Indonesia
  • Bb: diucapkan sama seperti huruf B bahasa Indonesia
  • Cc: diucapkan “sei”, seperti pengucapan “say” dalam bahasa Inggris
  • Dd: diucapkan “dei”, seperti pengucapan “day” dalam bahasa Inggris. Begitu juga dengan huruf V (vei) dan T (tei)
  • Ee: Pengucapan hampir sama dengan “euh. Seperti kalau mengucapkan huruf “e” dalam kata “entah”, tapi bibir maju ke depan atau monyong
  • Ff: sama persis dengan pengucapan “F” dalam bahasa Indonesia, begitu juga dengan huruf K, L, M, N, O, S
  • Gg: diucapkan “ze”
  • Hh: diucapkan “ash”
  • Ii: diucapkan “ii” atau seperti huruf “I” bahasa Indonesia sebanyak 2 ketukan
  • Jj: diucapkan “zi”
  • Kk, Ll, Mm, Nn, Oo: sama dengan pengucapan bahasa Indonesia
  • Pp: diucapkan “pei”
  • Qq: diucapkan “kyu” dengan posisi mulut monyong
  • Rr: diucapkan “err”. Hampir sama dengan “r” bahasa Indonesia, hanya saja suara keluar dari tenggorokan bagian atas (seperti sedang berdahak)
  • Ss: sama dengan pengucapan bahasa Indonesia
  • Tt: diucapkan “tei”
  • Uu: ini adalah huruf yang pengucapannya paling sulit. Jangan coba mengucapkan seperti huruf “u” dalam bahasa Indonesia, tapi cobalah mengucapkan huruf “I” dengan posisi bibir ke depan
  • Vv: diucapkan “vei” dengan bibir bawah menempel ke ujung gigi seri bagian atas
  • Ww: diucapkan “dubləve”
  • Xx: diucapkan “iks”
  • Yy: diucapkan “igrek”
  • Zz: diucapkan “zed”

 

Categories
Info

Merayakan Jazz Hingga Lereng Gunung Bag11

Pilihan itu sempat mengundang protes dari sejumlah rekannya yang menganggap UVJF akan sulit bernapas panjang. Tapi Yuri percaya, ”Justru kejelasan identitas yang akan menjadi modal membedakan festival ini dengan yang lain.” Yuri tak sendirian. Ia melahirkan gagasan itu bersama Anom Wijaya Dharsana, pakar sound engineering yang tumbuh dengan pengalaman menangani berbagai pertunjukan jazz di Eropa. Sebelum melahirkan UVJF, keduanya telah menggagas gerakan Underground Jazz Movement di Bali untuk memperkenalkan jazz ke berbagai segmen dan komunitas, khususnya di kalangan anak muda. Mereka ingin mendobrak mitos bahwa jazz adalah musik yang elitis. ”UVJF pun sebenarnya adalah gerakan komunitas,” kata Anom.

Categories
Parenting

“Aku Mau Di Sekolah Ajah!”

Sudah waktunya pulang, si kecil malah makin asyik bermain. Mengapa si prasekolah betah di sekolah? Kai menangis enggan pulang, meski ibu- nya sudah membujuk Kai dengan se- gala cara. “Kai, sekolahnya sudah tutup. Teman-temanmu juga sudah pulang, Bu Guru mau pulang juga lo,” bujuk Fani, mama Kai.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

Namun, Kai tetap bersikukuh ingin di sekolah. “Aku mau di sekolah saja, Ma! Di sekolah banyak mainan!” teriak Kai. Padahal, Fani sudah menjanjikan camilan favorit Kai jika ia mau pulang sekarang. Ya, Fani agak bingung, apakah harus bersyukur atau cemas saat Kai berkata ia le bih suka di sekolah. LINGKUNGAN DAN GURU YANG MENYENANGKAN Mungkin kita merasa aneh atau tak lazim mendengar anak terlalu betah di sekolah. Akan tetapi, memang ada anak yang demikian. Saat asyik bermain di rumah saudara, tetangga, atau playground, anak sering enggan diajak pulang.

 

Jika bisa, ia memilih bermain hingga lelah. Bisa juga karena fase adaptasi anak yang cenderung perlahan. Saat ia baru tiba atau bertemu pertama kali dengan teman baru, ia masih malumalu. Butuh waktu sedikit lebih lama beradaptasi. Perlahan, anak bisa bermain dengan teman barunya dan lama-lama asyik bermain. Eh, tak lama, malah kita yang mengajak anak pulang karena urusan sudah selesai. Tentu saja anak tidak mau pulang, bukan? Karena baginya, ia “baru saja” asyik dan menikmati kegiatannya.

Hal serupa dapat terjadi di sekolah, meskipun penyebab anak betah di sekolah bisa disebabkan oleh lebih banyak faktor. Pertama, lingkungan taman kanak-kanak pasti menyenangkan bagi anak. Di sana tersedia fasilitas bermain, seperti papan seluncur, jungkat-jungkit, panjat-panjatan, sampai ayunan. Di sekolah juga ada teman sebaya yang menjadi teman bermain anak. Ini bisa berbeda dengan situasi di rumah, yang mungkin si kecil satu-satunya anak, sementara teman bermain hanya orangtua atau pengasuh. Bagaimanapun juga, berbeda rasanya bermain dengan teman yang sepantaran dan orang dewasa. 24 Kedua, di sekolah ada guru yang mendampingi anak melakukan berbagai kegiatan. Anak yang sudah sekolah biasanya cenderung lebih patuh dan mau mendengarkan gurunya.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Categories
Info

Penghargaan Ciputra

PENDIRI Ciputra Business Group ini mendapat penghargaan Best Entrepreneur of the Year dari lembaga Asia Council for Small Business (ACSB) pada Rabu pekan lalu. Penyerahan penghargaan berlangsung di The Kasablanka, Jakarta Selatan. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi pria kelahiran 1931 tersebut sebagai pengusaha dan menyebarkan semangat berjuang bagi pengusaha muda. ACSB juga memberikan penghargaan Best Policy Maker of the Year kepada President Small and Medium Business Corporation Korea Selatan Lim Chae-un.

”para bhabinkamtibmas yang gagap teknologi mundur saja sudah. Yang muda muda harus mampu.” Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Moechgiyarto soal rencana polisi memakai aplikasi untuk pelayanan yang bisa dipakai para Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), kemarin.

Categories
Parenting

Membaca Kurva Pertumbuhan Bag2

Pada satu kali pengukuran, rentang antara persentil 3 sampai persentil 97 adalah normal. Namun, kita tidak bisa menilai hanya dengan satu kali pengukuran. Pertumbuhan merupakan proses dinamis, sehingga diperlukan dua titik untuk menyatakan pertumbuhan seorang anak adalah normal ataukah terdapat gangguan.

Baca juga : Beasiswa d3 ke S1 Luar Negeri

Sebagai contoh, anak A berusia 2 bulan, kurva pertumbuhan BBnya menurut usia berada dipersentil 50 (5,5 kg); lalu di usia 3 bulan, BB menurut usia tetap berada di persentil 50 (6,5 kg). Jika demikian, berarti pertumbuhannya normal (Gambar 4). Contoh lain, anak B usia 3 bulan. BB menurut usia berada di persentil 15, tetapi saat usia 2 bulan, BB-nya di persentil 85, berarti terdapat penurunan BB yang signifi – kan. Nah, bila kita hanya melihat satu kali pengukuran pada usia 3 bulan, maka kita akan menilai anak B normal.

 

Tetapi bila kita melihat pertumbuhan anak B dari kurva pertumbuhan, akan tampak jika dirinya mengalami penurunan BB dan membahayakan pertumbuhannya (Gambar 5). Hal ini menjadi dasar, mengapa kita tidak boleh menilai seorang anak menggunakan mata, tetapi harus dengan kurva pertumbuhan.

NORMALKAH PERTUMBUHANNYA? Kurva pertumbuhan pun bisa menilai, apakah seorang anak yang tampak secara kasatmata kurus itu kurang gizi atau suatu variasi normal. Contoh: anak A usia 5 tahun dengan TB di persentil 85 dan BB di persentil 85, maka anak tersebut tampak proporsional, karena BB dan TB-nya berada di persentil yang sama.

Sedang kan anak B dengan usia dan jenis kelamin yang sama memiliki TB di persentil 85 dan BB di persentil 15, maka anak tersebut akan tampak tinggi dan kurus, karena BB berada di persentil yang lebih kecil dari persentil TB. Bila kedua anak tersebut disandingkan, maka anak B akan tampak kurus. Lalu apakah hal ini berarti anak B tidak sehat? Belum tentu. Pasalnya, penilaian pertumbuhan harus menilai perjalanan BB dan TB seorang anak. Jadi, bila BB anak B dari awal berada di persentil 15, maka hal ini tak perlu dikhawatirkan, walau secara kasatmata anak B tampak kurus.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Categories
Info

WASWAS MENANTI DANA BIDIKMISI bag4

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Padjadjaran Arry Bainus cukup mengerti masalah yang dihadapi peserta program Bidikmisi. Malah, ia bercerita, pernah ada kasus satu mahasiswa hampir keluar dari program Bidikmisi atas inisiatif sendiri. Alasannya, dia tak mau kuliah tapi hidup sulit. ”Seharusnya besaran dana Bidikmisi seperti buruh, sesuai dengan angka upah minimum regional. Itu kan komponennya sesuai dengan biaya hidup normal,” ucap Arry.

Untuk mengatasi kebutuhan biaya hidup mahasiswa, Universitas Padjadjaran menyiapkan dana talangan. Dana itu akan diberikan jika uang Bidikmisi terlambat turun. Dana talangan ini sifatnya pinjaman, yang artinya mahasiswa penerima wajib mengembalikannya. ”Kami akan bekerja sama dengan bank untuk memotong langsung dana Bidikmisi yang cair ke rekening mereka untuk melunasi pinjaman tersebut,” ujar Arry.