Categories
Info

Merayakan Jazz Hingga Lereng Gunung Bag11

Pilihan itu sempat mengundang protes dari sejumlah rekannya yang menganggap UVJF akan sulit bernapas panjang. Tapi Yuri percaya, ”Justru kejelasan identitas yang akan menjadi modal membedakan festival ini dengan yang lain.” Yuri tak sendirian. Ia melahirkan gagasan itu bersama Anom Wijaya Dharsana, pakar sound engineering yang tumbuh dengan pengalaman menangani berbagai pertunjukan jazz di Eropa. Sebelum melahirkan UVJF, keduanya telah menggagas gerakan Underground Jazz Movement di Bali untuk memperkenalkan jazz ke berbagai segmen dan komunitas, khususnya di kalangan anak muda. Mereka ingin mendobrak mitos bahwa jazz adalah musik yang elitis. ”UVJF pun sebenarnya adalah gerakan komunitas,” kata Anom.

Categories
Parenting

“Aku Mau Di Sekolah Ajah!”

Sudah waktunya pulang, si kecil malah makin asyik bermain. Mengapa si prasekolah betah di sekolah? Kai menangis enggan pulang, meski ibu- nya sudah membujuk Kai dengan se- gala cara. “Kai, sekolahnya sudah tutup. Teman-temanmu juga sudah pulang, Bu Guru mau pulang juga lo,” bujuk Fani, mama Kai.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

Namun, Kai tetap bersikukuh ingin di sekolah. “Aku mau di sekolah saja, Ma! Di sekolah banyak mainan!” teriak Kai. Padahal, Fani sudah menjanjikan camilan favorit Kai jika ia mau pulang sekarang. Ya, Fani agak bingung, apakah harus bersyukur atau cemas saat Kai berkata ia le bih suka di sekolah. LINGKUNGAN DAN GURU YANG MENYENANGKAN Mungkin kita merasa aneh atau tak lazim mendengar anak terlalu betah di sekolah. Akan tetapi, memang ada anak yang demikian. Saat asyik bermain di rumah saudara, tetangga, atau playground, anak sering enggan diajak pulang.

 

Jika bisa, ia memilih bermain hingga lelah. Bisa juga karena fase adaptasi anak yang cenderung perlahan. Saat ia baru tiba atau bertemu pertama kali dengan teman baru, ia masih malumalu. Butuh waktu sedikit lebih lama beradaptasi. Perlahan, anak bisa bermain dengan teman barunya dan lama-lama asyik bermain. Eh, tak lama, malah kita yang mengajak anak pulang karena urusan sudah selesai. Tentu saja anak tidak mau pulang, bukan? Karena baginya, ia “baru saja” asyik dan menikmati kegiatannya.

Hal serupa dapat terjadi di sekolah, meskipun penyebab anak betah di sekolah bisa disebabkan oleh lebih banyak faktor. Pertama, lingkungan taman kanak-kanak pasti menyenangkan bagi anak. Di sana tersedia fasilitas bermain, seperti papan seluncur, jungkat-jungkit, panjat-panjatan, sampai ayunan. Di sekolah juga ada teman sebaya yang menjadi teman bermain anak. Ini bisa berbeda dengan situasi di rumah, yang mungkin si kecil satu-satunya anak, sementara teman bermain hanya orangtua atau pengasuh. Bagaimanapun juga, berbeda rasanya bermain dengan teman yang sepantaran dan orang dewasa. 24 Kedua, di sekolah ada guru yang mendampingi anak melakukan berbagai kegiatan. Anak yang sudah sekolah biasanya cenderung lebih patuh dan mau mendengarkan gurunya.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Categories
Info

Penghargaan Ciputra

PENDIRI Ciputra Business Group ini mendapat penghargaan Best Entrepreneur of the Year dari lembaga Asia Council for Small Business (ACSB) pada Rabu pekan lalu. Penyerahan penghargaan berlangsung di The Kasablanka, Jakarta Selatan. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi pria kelahiran 1931 tersebut sebagai pengusaha dan menyebarkan semangat berjuang bagi pengusaha muda. ACSB juga memberikan penghargaan Best Policy Maker of the Year kepada President Small and Medium Business Corporation Korea Selatan Lim Chae-un.

”para bhabinkamtibmas yang gagap teknologi mundur saja sudah. Yang muda muda harus mampu.” Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Moechgiyarto soal rencana polisi memakai aplikasi untuk pelayanan yang bisa dipakai para Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), kemarin.

Categories
Parenting

Membaca Kurva Pertumbuhan Bag2

Pada satu kali pengukuran, rentang antara persentil 3 sampai persentil 97 adalah normal. Namun, kita tidak bisa menilai hanya dengan satu kali pengukuran. Pertumbuhan merupakan proses dinamis, sehingga diperlukan dua titik untuk menyatakan pertumbuhan seorang anak adalah normal ataukah terdapat gangguan.

Baca juga : Beasiswa d3 ke S1 Luar Negeri

Sebagai contoh, anak A berusia 2 bulan, kurva pertumbuhan BBnya menurut usia berada dipersentil 50 (5,5 kg); lalu di usia 3 bulan, BB menurut usia tetap berada di persentil 50 (6,5 kg). Jika demikian, berarti pertumbuhannya normal (Gambar 4). Contoh lain, anak B usia 3 bulan. BB menurut usia berada di persentil 15, tetapi saat usia 2 bulan, BB-nya di persentil 85, berarti terdapat penurunan BB yang signifi – kan. Nah, bila kita hanya melihat satu kali pengukuran pada usia 3 bulan, maka kita akan menilai anak B normal.

 

Tetapi bila kita melihat pertumbuhan anak B dari kurva pertumbuhan, akan tampak jika dirinya mengalami penurunan BB dan membahayakan pertumbuhannya (Gambar 5). Hal ini menjadi dasar, mengapa kita tidak boleh menilai seorang anak menggunakan mata, tetapi harus dengan kurva pertumbuhan.

NORMALKAH PERTUMBUHANNYA? Kurva pertumbuhan pun bisa menilai, apakah seorang anak yang tampak secara kasatmata kurus itu kurang gizi atau suatu variasi normal. Contoh: anak A usia 5 tahun dengan TB di persentil 85 dan BB di persentil 85, maka anak tersebut tampak proporsional, karena BB dan TB-nya berada di persentil yang sama.

Sedang kan anak B dengan usia dan jenis kelamin yang sama memiliki TB di persentil 85 dan BB di persentil 15, maka anak tersebut akan tampak tinggi dan kurus, karena BB berada di persentil yang lebih kecil dari persentil TB. Bila kedua anak tersebut disandingkan, maka anak B akan tampak kurus. Lalu apakah hal ini berarti anak B tidak sehat? Belum tentu. Pasalnya, penilaian pertumbuhan harus menilai perjalanan BB dan TB seorang anak. Jadi, bila BB anak B dari awal berada di persentil 15, maka hal ini tak perlu dikhawatirkan, walau secara kasatmata anak B tampak kurus.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Categories
Info

WASWAS MENANTI DANA BIDIKMISI bag4

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Padjadjaran Arry Bainus cukup mengerti masalah yang dihadapi peserta program Bidikmisi. Malah, ia bercerita, pernah ada kasus satu mahasiswa hampir keluar dari program Bidikmisi atas inisiatif sendiri. Alasannya, dia tak mau kuliah tapi hidup sulit. ”Seharusnya besaran dana Bidikmisi seperti buruh, sesuai dengan angka upah minimum regional. Itu kan komponennya sesuai dengan biaya hidup normal,” ucap Arry.

Untuk mengatasi kebutuhan biaya hidup mahasiswa, Universitas Padjadjaran menyiapkan dana talangan. Dana itu akan diberikan jika uang Bidikmisi terlambat turun. Dana talangan ini sifatnya pinjaman, yang artinya mahasiswa penerima wajib mengembalikannya. ”Kami akan bekerja sama dengan bank untuk memotong langsung dana Bidikmisi yang cair ke rekening mereka untuk melunasi pinjaman tersebut,” ujar Arry.

Categories
Info

WASWAS MENANTI DANA BIDIKMISI Bag3

Hanya, dalam pelaksanaannya, pencairan dana Bidikmisi tak berjalan mulus. Ade Fitri Nola, mahasiswa program studi jurnalistik Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, Bandung, misalnya, sudah tak lagi menerima dana ini setiap bulan seperti jadwal semula, melainkan tiga bulan sekali dengan sistem rapel. ”Keterlambatan pembayaran jadi masalah buat mahasiswa yang hanya mengandalkan biaya hidup dari Bidikmisi,” tutur Ade, yang sedang menyusun skripsi, saat ditemui pekan lalu.

Agar bisa bertahan hidup, Ade terpaksa mengandalkan kiriman tambahan dari kakak atau orang tuanya. Ia mengaku masih beruntung ada tambahan uang saku. ”Ada teman yang harus berutang atau hidup irit banget menunggu Bidikmisi cair,” kata Ade. Keterlambatan pencairan dana Bidikmisi ini dibenarkan Rahman Gunawan, Ketua Kulawargi Mahasiswa Bidikmisi Universitas Padjadjaran. ”Pernah dana yang seharusnya turun bulan Maret baru cair pada Mei,” ujarnya.

Categories
Parenting

Perlukah Bayi Merangkak Bag2

Berikan Stimulasi

Bila Mama tetap menginginkan bayinya merangkak, Rini mengatakan ada stimulasinya. Ini dilaku kan ketika bayi memasuki usia 7–10 bulan. Stimulasinya sebagai berikut: • Letakkan bayi di atas matras atau lantai yang beralaskan cukup nyaman. Berikan mainan agar ia meraihnya. • Ajak bayi bergerak ke arah depan dengan memanggil namanya atau menaruh benda-benda permainan yang menarik perhatiannya.

Baca juga : kursus bahasa Jerman di Jakarta

  • Bisa juga me nyembunyikan ma inan di samping atau di belakang tubuhnya. Kadang bayi bergerak ke arah belakang, atau menggunakan perutnya untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. • Mama dan Papa juga bisa memberikan contoh merangkak agar bayi meniru nya. Sambil bermain-main, bayi akan senang . Tapi pastikan dulu, keseimbangan motorik tangannya sudah kuat. Kalau belum kuat untuk merangkak, jangan dipaksa.
  • Saat bayi merangkak, ada hal-hal yang perlu diperhatikan. Antara lain jauhkan bendabenda yang mudah pecah atau tajam dari jangkauan bayi. Mama juga perlu mencabut setop kontak agar tak ditarik bayi. Selanjutnya jangan biarkan bayi merangkak pada lantai yang basah atau baru dipel. Apalagi bila menggunakan larutan pel antiseptik, jika tersentuh tangan bayi, ia bisa memasukkannya ke mulutnya. Nah, kini Mama siap mengawasi si kecil merangkak!

Studi Tentang Ibu Dan Bayi

Kesibukan dan kelelahan sebagai seorang ibu dalam mengurus keperluan rumah tangga dan bayi sering membuat kebutuhan akan waktu untuk diri sendiri (me time) menjadi terabaikan, padahal adanya me time penting untuk menjaga “kewarasan” ibu dalam menjalankan tugasnya sehari-hari. Sebanyak 81,4% ibu di Indonesia yang memiliki bayi dan anak di bawah dua tahun (baduta) menganggap penting memiliki me time bagi mereka. Mayoritas ((50,0%) menginginkan me time sebanyak 1–2 jam dalam sehari. Hal ini terungkap dalam studi tentang Ibu dan Bayi 2015 (Moms and Baby Survey – MBS) yang dilakukan oleh Sigma Research Indonesia.

Studi ini juga menemukan, ibu di Indonesia sangat menghargai pekerjaan yang mereka miliki. Sebanyak 54,5% ibu mengaku tidak ingin meninggalkan/keluar dari pekerjaan hanya untuk mengurus bayi mereka, dengan alasan pekerjaan yang dimiliki baik untuk menunjang karier di masa depan. Temuan lainnya mengungkapkan, mayoritas (95,9%) ibu di perkotaan cenderung memberikan produk terbaik untuk kebutuhan anaknya walaupun berkorelasi dengan harga yang mahal. Sebagian besar ibu (37,8%) juga mengaku selalu memberikan produk bermerek bagi anak mereka.

Categories
Resep

Spaghetti Tuna Bayam Kecombrang ala Cafe Instagramable di Jakarta

Spaghetti Tuna Bayam Kecombrang ala Cafe Instagramable di Jakarta

Bahan: 300 gr spaghetti, rebus, tiriskan 3 lbr bunga kecombrang, iris tipis 100 gr tuna kaleng, tiriskan 1 btr bawang merah, cincang halus 2 siung bawang putih, cincang halus 2 bh cabai rawit 200 gr daun bayam, petiki 1 sdt garam 1 sdt air jeruk nipis 2 sdm minyak, untuk menumis

Cara Membuat untuk 3 porsi : 1. Tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum. Masukkan kecombrang, tuna kaleng, dan cabai rawit. Aduk rata. 2. Masukkan spaghetti dan bayam. Aduk rata. Tambahkan garam. Aduk rata. Masak sambil diaduk hingga matang. 3. Bubuhi air perasan jeruk nipis. Aduk rata. Sajikan.

Keranjang Ubi Isi Jagung Nangka untuk 28 buah

Bahan: 400 gr ubi ungu, serut kasar

Bahan Isi: 100 gr jagung manis pipil, rebus 100 gr nangka, potong dadu 2 sdm susu kental manis 50 gr maizena 100 gr gula pasir 3 lbr daun pandan 1/4 sdt garam 200 ml air

Cara Membuat: 1. Olesi cetakan cucing plastik dengan sedikit minyak. Masukkan serutan ubi. Tekan-tekan pada bagian pinggir mangkuk. 2. Kukus di atas api sedang, 15 menit hingga matang. Angkat. Sisihkan. 3. Isi, rebus air, susu kental manis, maizena, gula pasir, daun pandan, dan garam. Aduk hingga meletup-letup. 4. Masukkan jagung dan nangka. Aduk rata. Angkat. dinginkan. 5. Ambil satu buah mangkuk ubi. Sendokkan isi.

Dada Ayam Dada ayam merupakan daging ayam bagian dada yang memiliki lemak paling sedikit. Dada ayam memiliki serat lebih kasar/besar dan padat. Dada ayam biasanya digunakan untuk hidangan yang diberi isi atau diiris tipis karena tesktur dan bentuk dagingnya mudah difillet. Dada ayam juga terkenal sepah seusai diolah. Maka, cara memasaknya bisa diberi isi, seperti dibuat cordon bleu atau daging ayam lapis sehingga hasilnya daging ayam tak kering dan sepah.

Categories
Info

Antara Caltex dan Chevron serta YPC

BOLEH disebutkan bahwa Caltex dan Chevron itu adalah satu kesatuan. Manajemennya sama. Sama-sama dikendalikan oleh pemilik dan pemegang sahamnya di California, Texas, Amerika Serikat. Bagaikan Garuda dengan Citilink. Caltex dan Chevron 11- 12. Lalu apa itu YPC? YPC adalah Yayasan Pendidikan Cendana, yaitu lembaga pendidikan yang didirikan Caltex dari taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas, plus sekolah luar biasa, di Riau (Rumbai, Minas, Duri, dan Dumai).

Gunanya untuk mendidik anak-anak karyawan yang bekerja di tambang minyak tersebut. Dengan didirikannya sekolah ini, para karyawan merasa aman bekerja di ladang minyak. Sebab, anak-anak mereka berada di lingkungan pendidikan yang menjamin keamanan dan mendapat pendidikan terbaik dari guru-guru berkualitas (buku Melintas Cakrawala, Julius Tahija). Ketika Chevron masih bernama Caltex, semua berjalan baik. Pembayaran honor guru dan tunjangan setelah pensiun diatur dengan baik.

Guru-guru yang mengajar tidak mau tahu apakah gaji mereka dibayar dengan dana bagi hasil 88 persen atau yang bagian Caltex yang 12 persen. Mereka/kami tidak mau tahu akan hal tersebut. Kami hanya mengajar dengan memberikan pengabdian terbaik untuk anak bangsa. Seandainya pun diambil dari 88 persen (milik negara), apakah kami tidak boleh mencicipi uang negara? Mentang-mentang kami bukan pegawai negeri sipil/aparatur sipil negara. Nah, setelah Caltex berganti dengan Chevron, segalanya berubah tanpa sosialisasi.

Categories
Parenting

Ketahui Potensi Anak Lewat Multiple Intelligences

Setiap anak pasti memiliki kecerdasan yang berbeda , makanya tak perlu dibandingkan antara satu dengan lainnya. Pakar Pendidikan dari Universitas Harvard, Thomas Armstrong mengatakan, orangtua masa kini seharusnya mengenal teori Multiple Intelligences atau kecerdasan multipel.

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

Teori tersebut pertama kali diperkenalkan oleh Howard Gardner yang kemudian membagi menjadi delapan jenis kecerdasan anak, yaitu word smart (kecerdasan linguistik), number smart (kecerdasan matematis), picture smart (kecerdasan spasial), self smart (kecerdasan intrapersonal), body smart (kecerdasan kinetik), people smart (kecerdasan interpersonal), music smart (kecerdasan musikal), dan nature smart (kecerdasan naturalis). “Anak harus mendapat dukungan sesuai dengan apa yang diminatinya, ada anak yang mempunyai beberapa kecerdasan, ada juga yang hanya menonjol di satu bidang.

Yang terpenting jangan memaksa, dukung saja agar bisa membangun kompetensi anak di kemudian hari,” tukas Prof. Dr. Thomas Armstrong dalam talkshow Beda Anak Beda Pintar bersama S-26 Procal Gold Wyeth Nutrition di Hotel Kempinski, beberapa waktu lalu di Jakarta. Cara menemukan sisi potensial yang diminati anak sebetulnya mudah. Orangtua dapat mengarah kan anak untuk memasuki beberapa kursus piano, kursus tari balet, atau kursus bahasa asing. Akan tetapi komunikasi tidak diperbolehkan pu tus, sehingga bisa diketahui apakah anak nyaman atau tidak pada bidang tersebut.

Mengamati perilaku anak juga merupakan hal yang sangat penting, agar minat dapat diketahui dan dapat distimulasi dengan baik. Kemauan orangtua dalam hal menstimulus anak juga harus diimbangi dengan asupan nutrisi yang tepat dan cukup. Pakar Nutrisi Anak, dr. Endang D. Lestari SpA (K) meminta agar orangtua memastikan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh anak. Beberapa contoh zat penting yang membantu kemampuan belajar anak, seperti protein, alphalactalbumin, kalsium, dan vitamin D. “Untuk kemampuan kognitif sangat dibutuhkan asupan zat gizi yang baik seperti DHA, AA, zat besi serta Omega 3 & 6,” tambahnya.

Apakah Tumbuh Kembang Anakku Normal?

Sepakat ya Ma, kalau tumbuh kembang si kecil adalah faktor utama yang harus selalu diperhatikan oleh orangtua. Memang, setiap anak memiliki keunikan dan kecepatan yang berbedabeda untuk mencapai perkembangannya. Namun ,ada tanda-tanda yang menunjukkan kalau tumbuh kembangnya sudah mengalami keterlambatan. Penasaran? Yuk, intip kanal Batita!

sumber : pascal-edu.com