Categories
Parenting

Ketahui Potensi Anak Lewat Multiple Intelligences

Setiap anak pasti memiliki kecerdasan yang berbeda , makanya tak perlu dibandingkan antara satu dengan lainnya. Pakar Pendidikan dari Universitas Harvard, Thomas Armstrong mengatakan, orangtua masa kini seharusnya mengenal teori Multiple Intelligences atau kecerdasan multipel.

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

Teori tersebut pertama kali diperkenalkan oleh Howard Gardner yang kemudian membagi menjadi delapan jenis kecerdasan anak, yaitu word smart (kecerdasan linguistik), number smart (kecerdasan matematis), picture smart (kecerdasan spasial), self smart (kecerdasan intrapersonal), body smart (kecerdasan kinetik), people smart (kecerdasan interpersonal), music smart (kecerdasan musikal), dan nature smart (kecerdasan naturalis). “Anak harus mendapat dukungan sesuai dengan apa yang diminatinya, ada anak yang mempunyai beberapa kecerdasan, ada juga yang hanya menonjol di satu bidang.

Yang terpenting jangan memaksa, dukung saja agar bisa membangun kompetensi anak di kemudian hari,” tukas Prof. Dr. Thomas Armstrong dalam talkshow Beda Anak Beda Pintar bersama S-26 Procal Gold Wyeth Nutrition di Hotel Kempinski, beberapa waktu lalu di Jakarta. Cara menemukan sisi potensial yang diminati anak sebetulnya mudah. Orangtua dapat mengarah kan anak untuk memasuki beberapa kursus piano, kursus tari balet, atau kursus bahasa asing. Akan tetapi komunikasi tidak diperbolehkan pu tus, sehingga bisa diketahui apakah anak nyaman atau tidak pada bidang tersebut.

Mengamati perilaku anak juga merupakan hal yang sangat penting, agar minat dapat diketahui dan dapat distimulasi dengan baik. Kemauan orangtua dalam hal menstimulus anak juga harus diimbangi dengan asupan nutrisi yang tepat dan cukup. Pakar Nutrisi Anak, dr. Endang D. Lestari SpA (K) meminta agar orangtua memastikan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh anak. Beberapa contoh zat penting yang membantu kemampuan belajar anak, seperti protein, alphalactalbumin, kalsium, dan vitamin D. “Untuk kemampuan kognitif sangat dibutuhkan asupan zat gizi yang baik seperti DHA, AA, zat besi serta Omega 3 & 6,” tambahnya.

Apakah Tumbuh Kembang Anakku Normal?

Sepakat ya Ma, kalau tumbuh kembang si kecil adalah faktor utama yang harus selalu diperhatikan oleh orangtua. Memang, setiap anak memiliki keunikan dan kecepatan yang berbedabeda untuk mencapai perkembangannya. Namun ,ada tanda-tanda yang menunjukkan kalau tumbuh kembangnya sudah mengalami keterlambatan. Penasaran? Yuk, intip kanal Batita!

sumber : pascal-edu.com