Categories
Info

Merayakan Jazz Hingga Lereng Gunung Bag11

Pilihan itu sempat mengundang protes dari sejumlah rekannya yang menganggap UVJF akan sulit bernapas panjang. Tapi Yuri percaya, ”Justru kejelasan identitas yang akan menjadi modal membedakan festival ini dengan yang lain.” Yuri tak sendirian. Ia melahirkan gagasan itu bersama Anom Wijaya Dharsana, pakar sound engineering yang tumbuh dengan pengalaman menangani berbagai pertunjukan jazz di Eropa. Sebelum melahirkan UVJF, keduanya telah menggagas gerakan Underground Jazz Movement di Bali untuk memperkenalkan jazz ke berbagai segmen dan komunitas, khususnya di kalangan anak muda. Mereka ingin mendobrak mitos bahwa jazz adalah musik yang elitis. ”UVJF pun sebenarnya adalah gerakan komunitas,” kata Anom.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *