Categories
Parenting

Sudah Siapkah Si Kecil Masuk TK? Bag3

Sementara jika berada dalam kelompok kecil, ia bisa fokus bermain dalam kelompok selama 5-10 menit. Memang perhatian anak masih mudah teralihkan, tetapi seiring usia dan aktivitas sekolahnya, rentang perhatiannya akan bertambah, sehingga anak akan lebih terlatih fokus pada suatu hal. ¦ Kesiapan sosial emosional.

Baca juga : Kerja di Jerman

Kesiapan sosial emosional meliputi kemampuan sosial anak dalam berinteraksi dengan orang lain, serta kematangan emosional anak sesuai dengan usianya. Kesiapan sosial bisa dilihat dari bagaimanaanak menghadapi orang asing yang baru ditemuinya. Tentu ini perlu dilatih sejak dini. Alangkah baiknya jika kita membiasakan anak pergi ke tempat baru, sehingga ia terbiasa pula bertemu orang baru selain ayah ibunya. Selain itu, kita bisa mengajak anak ke playground demi mengajarkannya bagaimana bermain bersama serta konsep berbagi dan bergiliran.

Kesiapan sosial ini juga mesti didukung oleh kesiapan berbahasa anak, khususnya bagaimana ia berkomunikasi dengan orang lain. Kesiapan emosional terutama menyangkut kesiapan anak menerima situasi baru dan beradaptasi dengan situasi tersebut, serta kemandirian anak. Anak yang terbiasa pergi ke tempat baru, umumnya punya kemampuan adaptasi yang cukup baik. Wajar jika hari-hari pertama sekolah, anak masih menangis dan ingin ditemani.

Namun, seiring waktu, anak yang lebih siap cenderung mau berbaur dan bisa mematuhi perintah gurunya. Berikutnya, anak dengan kesiapan sosial emosional diharapkan cukup mandiri dan bisa mendengarkan orang lain. Tentu kesiapan ini masih perlu dilatih lagi. Paling tidak, si kecil yang akan masuk TK sudah bisa duduk tenang mendengarkan saat dibacakan cerita, juga bisa meletakkan dan mengambil sendiri barang pribadinya, serta memakai pakaian dan sepatu sendiri. KESIAPAN ORANGTUA JUGA PENTING

Setelah melihat kesiapan anak, tak kalah penting adalah kesiapan orangtua. Salah satunya kesiapan untuk berpisah sementara saat anak di sekolah. Yang kerap terjadi adalah kita sering tidak tega melihat anak menangis saat kita hendak meninggalkan anak di sekolah. Usia 4 tahun hanyalah salah satu syarat. Di luar usia tersebut, masih banyak faktor yang perlu kita pertimbangkan.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *