Categories
Info

Ubah Imej Motor Lelaki

Siapa sih yang nggak tau motor yang menurut orang indentik motor penjahat. Ya benar, motor RX-King. Dahulu banyak kejahatan yang dilakukan dengan mengendarai motor ini. Beda dengan sekarang, motor ini malah menjadi legenda motor lelaki yang performanya yahud, bertenaga, dan nggak lekang oleh waktu. Terbukti, mesti banyak motor lelaki yang bermunculan namun RX-King masih banyak peminatnya. Bahkan terdapat salah satu komunitas pencinta RX-King di Jakarta dan sekitarnya, Sinyal pun penasaran dan menilik sejarah komunitas yang bernama KCDj (King’s Club Djakarta). King’s Club Djakarta (KCDj) didirikan oleh 4 orang, yaitu Didiet (Muchrodin), Torro (Untorro), Dodo (Utomo Widodo C.N.) dan Alam (Alham Syah) sebagai sebuah organisasi yang mewadahi para penggemar sepeda motor Yamaha RX-King di wilayah Jakarta dan Botabek (Bogor Tangerang dan Bekasi).

Ubah Imej Motor Lelaki

Kesepakatan penamaan disepakati dengan inisial “Jakarta” dan perlu adanya unsur penekanan serta sifat unik dari kata tersebut maka terpilihnya nama “Djakarta” hingga secara lengkap penamaannya adalah “King’s Club Djakarta” sebagai pencerminan dari organisasi wadah atau clubnya penggemar sepeda motor Yamaha RX-King di Jakarta, yang kemudian disingkat KCDj dengan huruf “j” kecil. Langkah berikutnya adalah pembentukan kepengurusan KCDj. Dari empat orang diatas lalu bertambah tiga orang lagi, yaitu M. Deni, Joki (Karianto) dan Arip S.

Dari ketujuh orang tersebut terbentuklah kepengurusan awal KCDj dengan memutuskan Didiet sebagai Ketua KCDj mulai tanggal 14 Desember 2002 (menjadi penentuan dan peringatan hari lahirnya KCDj) untuk periode tahun 2002-2003. Selanjutnya mulailah mencari anggota baru dengan salah satunya mempromosikannya melalui media cetak tabloid MotorPlus, hingga hampir satu tahun tercapai 113 orang yang berkeinginan bergabung menjadi bagian dari keluarga KCDj. Setelah semakin tumbuh, eksistensi KCDj telah melebar se-Jabodetabek (Jakarta Bogor Depok Tangerang dan Bekasi) meski tetap motor Yamaha RXKingnya harus berplat nomor depan “B”.

Keberadaannya masih berjalan dengan baik di YMKI (Yamaha Motor Kencana Indonesia), YRFI (Yamaha Riders Federation Indonesia) sebagai pengganti dari YRC (Yamaha Rider Club), maupun di organisasi Yamaha RX-King Indonesia (YRKI) sebagai organisasi yang memiliki misi mempersatukan club sepeda motor Yamaha RX-King seluruh daerah tiap provinsi di Indonesia. Pada usianya yg ke-12 tahun, KCDj telah melaksanakan Touring sebanyak 24 kali, antara lain ke Padang Sumbar, Lombok NTB, Aceh, Jambi, Bromo, dll. Terakhir, pada November 2014 KCDj melaksanakan Touring ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah sekaligus menghadiri Jambore Nasional Ke-9 RX-King. Saat SINYAL mengintip kopdar KCDj yang di adakan setiap malam minggu, SINYAL menunggu lama mungkin dari jam 20.00 sampai 22.28 belum ada tanda-tanda kumpul komunitas ini dan akhirnya SINYAL memutuskan untuk pergi.

Namun akhirnya saat SINYAL baru beberapa puluh meter beranjak pergi, ternyata satu per satu datang dan memarkirkan kendaraan meraka dengan rapi. “Iya bro memang kami biasanya mulai ramai itu di atas jam 10 malam karena setiap anggota diharuskan menyelesaikan urusanya dahulu seperti yang sudah berkeluarga menemani anaknya sampai tidur, dan yang lagi pacaran selesaikan pacarannya dahulu. Baru deh kumpul di sini”. ujar Dolit salah satu anggota dan korwil Jakarta Selatan.

Berikut adalah fasilitas sarana informasi, khususnya di Dunia Maya, selain Facebook dan Twitter, KCDj memiliki sarana Mailing List (milis) yang beralamat di kings_club_djakarta@ yahoogroups.com dan website yang beralamat di www.kcdj.org. Untuk di Dunia Nyata, diterbitkan Buletin Bulanan KCDj yang terbit setiap bulannya dibagikan secara gratis untuk para anggota KCDj dan para rekanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *